{slider Cerai Gugat}

  1. Surat gugatan
  2. Fotokopi KTP Penggugat* (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  3. Asli dan Fotokopi buku nikah satu rangkap (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  4. Surat izin atasan bagi PNS/POLRI/TNI
  5. Membayar panjar biaya perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

 Keterangan:
-  Cerai Gugat: Perceraian Diajukan/Didaftarkan oleh Isteri.

{slider Cerai Talak}

  1. Surat permohonan
  2. Fotokopi KTP Pemohon* (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  3. Asli dan Fotokopi buku nikah satu rangkap (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  4. Surat izin atasan bagi PNS/POLRI/TNI
  5. Membayar panjar biaya perkara  

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

keterangan :

-  Cerai Talak: Perceraian Diajukan/Didaftarkan oleh Suami.

 

{slider Dispensasi Kawin}

  1. Surat Permohonan
  2. Fotokopi KTP Pemohon / Para Pemohon* (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Fotokopi Buku Nikah Pemohon / Para Pemohon
  5. Fotokopi Akta Kelahiran Anak (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  6. Surat penolakan dari KUA N9 (Asli)
  7. Membayar Panjar Biaya Perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

 

{slider Poligami}

  1. Surat pernyataan rela dimadu dari isteri (bermaterai 6000)
  2. Surat pernyataan berlaku adil dari suami (bermaterai 6000)
  3. Fotokopi surat nikah (bermaterai 6000, cap pos)
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk suami, isteri, calon isteri* (masing-masing bermaterai 6000, cap pos)
  5. Daftar harta gono-gini dengan isteri I, dan seterusnya, dan diketahui Kepala Desa.
  6. Surat keterangan penghasilan suami dan diketahui Kepala Desa.
  7. Fotokopi Akta Surat Kematian suami/Akta Cerai (jika janda) (bermaterai 6000, cap pos)
  8. Surat pengantar desa setempat, isinya akan mengurus Ijin Poligami
  9. Surat Permohonan akan Poligami yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
  10. Membayar Panjar Biaya Perkara

      *jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Pengesahan Nikah (Itsbat Nikah)}

  1. Surat Permohonan
  2. Fotokopi KTP suami dan Istri* (dimaterai 6000 dan stempel cap pos)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Surat keterangan dari KUA (Asli) tentang tidak tercatatnya pernikahan pada register KUA
  5. Fotokopi surat kematian istri atau suami jika salah satunya telah meninggal dunia
  6. Membayar panjar biaya perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Pengangkatan Anak}

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) kedua orang tua anak* (masing-masing bermaterai 6000, cap pos)
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemohon I dan Pemohon II* (masing-masing bermaterai 6000, cap pos)
  3. Fotokopi Surat Nikah orang tua anak (bermaterai 6000, cap pos)
  4. Fotokopi Surat Nikah Pemohon I dan Pemohon II (bermaterai 6000, cap pos)
  5. Fotokopi Surat Kelahiran/Akta Kelahiran anak (bermaterai 6000, cap pos)
  6. Pekerjaan dan penghasilan Pemohon diketahui oleh Kepala Desa (Diketahui atasan bagi PNS).
  7. Surat pernyataan penyerahan anak dari orang tua kepada Pemohon.
  8. Surat keterangan dari kepolisian (SKCK)
  9. Surat keterangan dari Kelurahan/Desa, isinya akan mengurus Pengangkatan Anak.
  10. Surat Permohonan akan Pengangkatan Anak yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
  11. Membayar Panjar Biaya Perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

 

{slider Mafqud}

01. Surat Permohonan akan Mafqud yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
02. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)* (bermaterai 6000, cap pos)
03. Silsilah yang diketahui oleh lurah desa.
04. Fotokopi kematian dari ahli waris
05. Surat keterangan/pengantar dari Kelurahan/Desa mengenai kepergian orang yang dimohonkan mafqud
06. Membayar Panjar Biaya Perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Wali Adhol}

01. Surat Permohonan akan wali adhol yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
02. Membayar Panjar Biaya Perkara
03. Fotokopi KTP* (bermaterai 6000, cap pos)
04. Surat Penolakan dari Kantor Urusan Agama Model N9
05. Akta Kelahiran

{slider Pembatalan Nikah}

01. Surat Permohonan akan pembatalan nikah yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
02. Membayar Panjar Biaya Perkara di Loket Kantor Pengadilan Agama Jeneponto
03. Foto copy KTP Pemohon, Termohon I dan II (masing-masing bermaterai 6000, cap pos)*
04. Foto copy akta nikah/ duplikat (bermaterai 6000, cap pos)
05. Foto copy akta nikah yang mau dibatalkan (bermaterai 6000, cap pos)
06. Surat keterangan/pengatar Kepala Desa

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Gugatan Harta Gono Gini / Harta Bersama}

01. Surat gugatan yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
02. Membayar Panjar Biaya Perkara
03. Fotokopi KTP Penggugat (bermaterai 6000, cap pos)*
04. Fotokopi Akta Cerai (bermaterai 6000, cap pos)
05. Fotokopi bukti tertulis/barang yang dimaksud seperti: sertifikat hak milik, stnk/bpkb, nota pembelian/kwitansi (bermaterai 6000, cap pos)

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Gugatan Waris}

01. Surat Gugatan yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama Jeneponto
02. Membayar Panjar Biaya Perkara
03. Fotokopi KTP Penggugat (bermaterai 6000, cap pos)*
*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

 

{slider Surat Kuasa Insidentil}

  1. Pemberi dan penerima kuasa harus menghadapa pejabat yang ditunjuk (Panitera Muda Hukum )
  2. Melapirkan surat keterangan posisi hubungan keluarga dari kepala desa setempat
  3. Fotokopi KTP pemberi dan penerima kuasa*
  4. Fotokopi Paspor/Visa/Tiket perjalanan (apabila pemberi kuasa keluar negri)
  5. Materai Rp. 6000,-

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Duplikat Akta Cerai}

  1. Surat keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Surat keterangan dari Desa (yang menyatakan bahwa setelah cerai belum pernah menikah lagi)
  3. Fotokopi akata cerai (jika permohonan duplikat disebabkan karena rusak)
  4. Fotokopi KTP yang masih berlaku*
  5. Materai Rp. 6000,-

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Pengambilan Akta Cerai / Salinan Putusan / Salinan Penetapan}

  1. Menunjukkan identitas diri yang berlaku
  2. Menyerahkan buku nikah asli bagi yang belum menyerahkan
  3. Diambil oleh pihak yang bersangkutan
  4. Apabila diambil oleh orang lain, wajib melampirkan :
  5. Surat kuasa (diketahui oleh Lurah / Kades)
  6. Fotokopi KTP (pemberi kuasa dan penerima kuasa)*

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Permohonan Asal Usul Anak}

  1. Surat permohonan
  2. Fotokopi KTP pemohon / para pemohon*
  3. Fotokopi kartu keluarga
  4. Fotokopi buku nikah
  5. Surat kenal lahir anak dari Desa
  6. Membayar panjar biaya perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Permohonan Perubahan Nama}

  1. Surat permohonan
  2. Fotokopi KTP pemohon / para pemohon*
  3. Fotokopi kartu keluarga
  4. Fotokopi buku nikah
  5. Surat keterangan dari desa tentang identitas yang sama
  6. Surat keterangan dari KUA tentang nama yang bersangkutan
  7. Fotokopi ijazah yang bersangkutan / fotokopi ijazah anak / surat kenallahir dari desa / aktakelahiran
  8. Membayar panjar biaya perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Penetapan Ahli Waris}

  1. Surat Permohonan
  2. Fotokopi KTP Pemohon / Para Pemohon*
  3. Fotokopi Kartu Keluarga Pewaris
  4. Fotokopi Kartu Keluarga Orang Tua Pewaris
  5. Fotokopi Surat Nikah Pewaris
  6. Fotokopi Surat Nikah Orang Tua Pewaris
  7. Fotokopi Surat Kematian Pewaris
  8. Silsilah Ahli Waris dari desa yang diketahui oleh Camat (Asli)
  9. Membayar panjar biaya perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa

{slider Perwalian}

  1. Surat permohonan
  2. Fotokopi KTP Pemohon*
  3. Fookopi Kartu Keluarga
  4. Fotokopi buku nikah pemohon
  5. Fotokopi Akta Kelahiran / Ijazah bila tidak ada akta kelahiran
  6. Fotokopi sertifikat bila balik nama / jual beli
  7. Membayar biaya panjar perkara

*jika tidak ada, diganti dengan surat domisili dari Kepala Desa